:puisi: Dunia

1 08 2009

Dunia

Dunia seakan menelan dan melahap seluruh isinya

Tanah pun semakin marah, sedikit demi sedikit

Retakan membuka lebar jurang kematian

Pohon-pohon menggeliat dan rampuh tak sanggup tumbuh

Asap-asap hitam mengelimuti dunia yang makin rentan

Mesin-mesin yang tak berhati membunuh kehidupan alam

Sungai-sungai setiap hari bermandi lumpur sampah

Kehidupan di dalamnya begitu bagai neraka

Setiap hari ikan-ikan menangis…anak-anaknya tak mampu hidup

Burung-burung tak lagi berkicau, sayapnya patah…

Tak sanggup terbang,,,setiap hari senapan di hadapnya

Bunga-bunga kecil menghilangkan seluruh akar

Mati…mati…dan mati

Semua berubah menjadi bangunan yang menjulang tinggi

Tiada lagi sedikit tempat burung-burung bersarang

Tiada lagi sedikit tempat aliran sungai yang jernih

Tiada lagi pohon-pohon bernapas lega

Semua penuh asap hitam menggumpal…

Mesin setiap hari bersua hingga merusak keheningan

Sang bayu pergi entah kemana tak sanggup menyejukan

Pagi tak lagi seharum bunga bermekaran. Yang ada hanya hitam

Bumi telah lelah bergerak

Kehancuran itu akan mendekati

Oleh Theresia Hesti Kurniawati


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: