:puisi: persimpangan

30 07 2009

Persimpangan

Kuberdiri di persimpangan itu

Dua jalan tepat dihadapanku kini

Ingin kulangkahkan kaki untuk berjalan

Tapi otakku dan hatiku tak mampu menyatu

Untuk bisa menentukan pilihan

Gundah pun mulai menyeruak dalam tubuhku

Risau pun seolah mengikat aliran darahku

Aku bimbang, aku bingung dan aku takut

Akan pilihanku…

Akhirnya aku pun duduk di antara persimpangan itu…

Karena aku tak mampu memilih

Kutermangu antara dua pilihan

Ku terpaku menanti sebuah jawaban

Sampai berapa lama aku harus menunggu dan menanti

Aku harus memilih tapi kutak mampu memilih

Aku butuh titik sinar yang menyinari kegundahanku yang mampu membuatku menentukan pilihan

Sebuah pilihan yang menentukan jalan kehidupan

Tapi sampai detik ini aku tak dapat menemukan jawaban

Dan aku tetap berdiri diantara persimpangan

Oleh Vera Kusuma Ningrum


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: