Kilas balik pertemuan 27 Juli 2009

28 07 2009

KILAS BALIK PERTEMUAN 27 JULI 2009

Menjelang sore sekitar pukul 15.00 di ruang kemahasiswaan, mulai berdatangan beberapa mahasiswa-mahasiswi sosiologi untuk menghadiri pertemuan yang membahas pemilihan ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HMPS) tahun 2009-2010. Pada tahun ini, mahasiswa-mahasiswi prodi sosiologi ingin melakukan perubahan sistem pemilihan Ketua  HMPS.

Esklusif dan tertutup

Pertemuan sore itu dihadiri sekurangnya tujuh orang mahasiswa/i sosiologi. Secara kritis, banyak hal yang dibicarakan tentang pemilihan ketua HMPS tahun-tahun sebelumnya, salah satu  yang mengemuka adalah penilaian bahwa pemilihan-pemilihan sebelumnya terkesan ekslusif dan tertutup.  Sehingga perlu dicari alternatif lain yang lebih demokratis. Debat berlangsung seputar persoalan itu. Debat sengit terjadi  antara ketua HMPS (Andy) dengan mahasiswa sosiologi lainnya termasuk saya sendiri, dan pada akhirnya disepakati untuk pemilihan ketua HMPS kali ini digelar pemilihan umum secara langsung dan demokratis yang melibatkan semua angkatan. Karena sebelumnya kepengurusan HMPS dijalankan dengan sistem konvensional, yaitu sistem “paket” per-angkatan.

Komisi Pemilihan Mahasiswa Sosiologi

Setelah menyepakati sistem pemilihan tersebut, forum menilai perlu adanya komisi pemilihan independen yang bertugas menyelengarakan pemilu itu. Melalui perdebatan panjang, akhirnya Fredek Efendi Lodar terpilih sebagai ketua KPMS dan Hary sebagai wakil ketua. Dan ditetapkan, ketua KPMS memiliki kedudukan sejajar dengan HMPS dan di bawah kaprodi. Ketua KPMS memiliki otoritas bahkan legistimasi dalam menentukan segala yang berkaitan dalam pemilihan ketua HMPS. Namun ketua dan pengurus KPMS harus netral dalam tugasnya menyelesaikan semua pelaksanaan hingga terpilihnya ketua HMPS yang baru. Untuk menjaga kenetralan KPMS itu, diputuskan pula ketua KMPS serta jajaran pengurusnya tidak boleh memilih. Juga disepakati, sosialisasi kepada teman-teman sosiologi akan dilaksanakan pada tanggal 10-13 dengan harapan teman-teman sosiologi yang sedang berlibur sudah kembali lagi ke kampus.

Kandidat

Sebelum pertemuan resmi berlangsung, sudah beredar kabar akan diadakan sistem pemilihan baru. Dan muncul isu yang santer terdengar, mereka yang akan mencalonkan diri sebagai kandidat adalah Komang dan Ernest angkatan 2007, Willy angkatan 2008 . Siapapun yang bakal maju dan terpilih nantinya, harapanya, dia akan sungguh mengemban serta memberikan perubahan bagi prodi sosiologi ini.

-Hesti-


Actions

Information

2 responses

28 07 2009
stevanus_tanuwidjaya

Ada hal baru yang perlu di informasikan dalam ruang ini, bahwasanya posisi KPMS tidak bisa disejajarkan dengan HMPS. Demi menjaga netralitas dan profesionalitas, maka KPMS berdiri tegak sebagai lembaga tertinggi dalam penyelenggaraan Pemilu HMPS Sosiologi ini. Segala regulasi ada pada otoritas KPMS, tidak ada lagi intervensi dari Prodi, HMPS, maupun Golongan2 lainnya. Demikian pemberitaan awal ini.

—— KPMS Media Centre ——–

29 07 2009
Willy

Buat Bung Rio (Stevanus_tanuwidjaya),

Kalau boleh saya berpendapat (pribadi);
Bahwa KPMS terbentuk sebagai lembaga Independen untuk menyelenggarakan pemilu HMPS baru yang transparan, terencana dan demokratis. KPMS dibentuk oleh perwakilan setiap angkatan yang berarti suara bersama dan bukan sebuah “order” yang sepihak. Dalam pemilihan KPMS telah terwakili oleh stakeholders (perwakilan setiap angkatan, perwakilan SSC, BS dan juga HMPS sendiri). Jelas, untuk menjaga netralitas dan profesionalitas maka semua pihak wajib mendukung dan mempercayakan KPMS untuk membuat regulasi dan menggunakan otoritas yang dimiliki oleh KPMS.

Tetapi secara struktural KPMS dibentuk sebagai lembaga independen yang berarti tidak bisa di bawah HMPS dan juga tidak bisa di atas HMPS. Mengapa?

1. Tidak bisa di bawah HMPS karena untuk menjaga netralitas dan mencegah intervensi. Memang, selama ini HMPS cuma diberikan kesempatan satu periode, tetapi bagaimanapun peluang untuk memihak jelas ada dan besar. (mohon di lihat untuk HMPS berikutnya).

2. KPMS tidak bisa di atas HMPS karena KPMS di bentuk bukan sebagai competitor of government apalagi double government. KPMS sifatnya lebih spesifik mengurus dan yang berhubungan hanya dengan pemilu, berbeda dengan HMPS.
3. Bagaimanapun setiap HMPS incumbent wajib mensukseskan pemilu dan harus siap kerjasama bila di butuhkan, Sebaliknya KPMS juga tidak hanya bekerja sendiri, barangkali suatu waktu akan butuh bantuan. Maka dengan demikian hubungan di sini antara HMPS dan KPMS adalah Partnership. ‘Sejajar’ dalam arti saling mendukung dalam mensukseskan kerjanya dan ‘Terpisah’ dalam arti tidak ada intervensi dan independen.

4. Lalu bagaimana dengan HMPS, KPMS dengan Prodi? Saya sering ragu tentang hal ini—karena sering sekali ‘isu’ terdengar bahwa HMPS selalu tergantung pada keputusan Prodi. Saya mengatakan ‘isu’, karena belum pernah mengkonfirmasi kedua belah pihak. Dan karena saya anggap ‘isu’, maka tentu pembahasan ini perlu kita kesampingkan sementara. Tapi di bawah ini merupakan pikiran rasionalitas dan logika saya. HMPS adalah wadah dan komunitas mahasiswa. Artinya apapun kegiatan, kerja, kreativitas dan rencananya berarti; dibuat, diputuskan dan dilaksanakan oleh HMPS itu sendiri. Tetapi karena HMPS menyangkut nama lembaga kampus dalam hal ini, mahasiswa sosiologi UAJY maka, mau tidak mau wadah tadi di padukan dalam suatu paket di mana di buat dalam suatu struktur yang formal. Tetapi perlu di catat bahwa ketika HMPS berada di bawah struktur Prodi bukan berarti Prodi terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan HMPS. Di sini Prodi berfungsi sebagai supporting atau advisory board.

Dengan demikian saya masih percaya bahwa Prodi di sini bukan sesuatu hal yang harus ditakuti, karena bukan absolute decision maker. Akan tetapi sekali lagi apapun wadah baik itu HMPS maupun KPMS perlu berkoordinasi dengan Prodi, baik sekedar pemberitahuan, minta support atau nasehat. Kalau seperti itu sekali lagi jangan kita sebut intervensi, mungkin lebih baik “koordinasi”.

Demikian jawab saya bung, kalau ada yang mau mengkritik, membantah, dan menanggapi dan memperbaiki dengan senang hati saya berterima.

Salam Sosiologi,
Willy W

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: